TNI Yonif Raider 303/SSM Baku Tembak dengan Kelompok Sipil Bersenjata di Papua! Satu Prajurit TNI Gugur

- Jumat, 3 Maret 2023 | 21:52 WIB
TNI Yonif Raider 303/SSM Baku Tembak dengan Kelompok Sipil Bersenjata di Papua! Satu Prajurit TNI Gugur (Foto: Dok. Seputar Papua.com)
TNI Yonif Raider 303/SSM Baku Tembak dengan Kelompok Sipil Bersenjata di Papua! Satu Prajurit TNI Gugur (Foto: Dok. Seputar Papua.com)

OKe NUSRA - Personel TNI Yonif Raider 303/SSM baku tembak dengan kelompok sipil bersenjata di kampung Pamebut, Distrik Yugumuak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah mengakibatkan satu prajurit TNI gugur.

Kejadian Baku tembak di kampung Pamebut yang mengakibatkan satu prajurit TNI gugur dari salah satu personel TNI Yonif Rider 303/SSM terjadi sekitar pukul 10.58 WIT.

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih Kolonel Kav Herman Taryaman menjelaskan kejadian itu dengan membenarkan bahwa personil TNI Rider 303/SSM baku tembak dengan kelompok sipil bersenjata dan satu prajurit TNI gugur, pada Jumat 03 Maret 2023, dilansir seputarpapua.com.

Baca Juga: Soal Kasus Amukan Massa hingga Bentrok dengan Polisi di Wamena, Komnas HAM Papua Turunkan Tim Investigasi

Baca Juga: Akses Transportasi dari Kupang Menuju Amfoang Lumpuh Total Akibat Jembatan Takari dan Termanu Putus

“Akibat penyerangan tersebut dan penembakan oleh KST mengakibatkan satu orang Prajurit a.n Praka JM meninggal dunia, mengalami luka tembak pada perut,” ujar Kapendam dalam keterangannya.

Kapendam juga membenarkan bahwa baku tembak antara personel TNI dengan kelompok sipil bersenjata masih berlangsung hingga sore ini.

Diberitakan sebelumnya, tujuh orang warga sipil di Kampung Pamebut, Distrik Yugumuak dikabarkan tertembak dalam insiden baku tembak antara personel Yonif Raider 303/SSM dengan kelompok sipil bersenjata.

Dalam baku tembak itu awalnya terdapat tiga orang warga terluka, ketiga warga itu dua diantaranya anak-anak. Namun ketiga korban telah dievakuasi personel Yonif Raider 303/SSM dari lokasi baku tembak menuju puskesmas di Distrik Sinak untuk mendapatkan penanganan medis.

Sementara satu warga lainnya kembali tertembak dan meninggal dunia. Kini jenazah korban masih dalam proses evakuasi dari lokasi kejadian menuju puskesmas Distrik Sinak.

Identitas korban yang dikabarkan terluka akibat tertembak yakni Juan Murib (anak 3 tahun) mengalami luka tembak pada bagian tangan kanan, Rasna Kogoya (anak 10 tahun) mengalami luka tembak pada lutut sebelah kanan, dan Lerice Telenggen (32) mengalami luka tembak pada tangan kanan. Sedangkan korban meninggal dunia bernama Tarina Murib.

Informasi terakhir yang diperoleh menyebut, korban luka tembak warga sipil yang tadinya tiga orang bertambah jadi enam orang, namun identitasnya belum diketahui.***

Editor: Johanes Siki

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X